Membeli mobil bekas adalah salah satu solusi untuk mendapatkan mobil layak pakai dengan harga yang terjangkau. Syukur-syukur jika kondisi mesinnya terawat dan masih prima.
Beberapa tips dalam membeli mobil bekas antara lain:
Membeli mobil bekas adalah salah satu solusi untuk mendapatkan mobil layak pakai dengan harga yang terjangkau. Syukur-syukur jika kondisi mesinnya terawat dan masih prima.
Beberapa tips dalam membeli mobil bekas antara lain:
Mobil bekas yang telah Anda putuskan beli, dimana sebelumnya Anda telah menilai semua kondisi dan kelengkapan dokumennya, sebaiknya Anda merestorasi ulang, atau melakukan sejumlah perbaikan standar. Hal ini bertujuan, agar mobil bekas yang dibeli benar-benar nyaman dikendarai. Restorasi ulang untuk tips umum kali ini adalah menyangkut oli, spooring dan balancing
Menurut Anthonius Riyanto, restorasi umum yang dilakukan usai membeli mobil bekas, seperti ganti oli setelah mobil sampai ke rumah. Oli yang diganti meliputi oli mesin, oli gardan (untuk mobil yang memakai gardan), oli persneling atau transmisi, oli power steering. Penggantian ini dimaksudkan untuk menjaga agar jangan sampai muncul kerusakan lebih lanjut akibat oli yang kurang bagus lagi.
Yang juga perlu diperhatikan saat mengganti oli, ada baiknya sekaligus mengganti filter oli mesin. Tujuannya, supaya kondisi pelumasan mesin menjadi benar-benar sempurna. Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, sebaiknya anda tidak usah ragu menanyakan spesifikasi oli ini pada bengkel yang khusus menangani merek mobil yang baru dibeli.
Satlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pembelian mobil bekas, karena telah terungkap sindikat pembuat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu.
Kepala Satuan Kendaraan bermotor (Ranmor) Polda Metro Jaya Kompol Ferdi Sombo, di Jakarta, kemarin, mengatakan, jika membeli kendaraan, terutama mobil bekas, agar melakukan cek fisik di Satlantas Polda Metro Jaya.
Hal tersebut bertujuan untuk menjamin keaslian surat-surat kendaraan yang akan dibeli.
Setiap tahun hampir sekitar 300 juta ban mobil bekas dibuang di Amerika. Belum lagi di negara-negara Eropa yang diperkirakan bisa lebih dari 200 juta ban mobil bekas tiap tahunnya dibuang percuma. Demikian laporan VOA. Namun, ban mobil bekas ini ternyata bisa didaur ulang untuk menghasilkan energi listrik .
Ban mobil bekas ini mengandung karet, karbon dan unsur kima lainnya yang amat berbahaya bila dibakar begitu saja. Selain merusak pemandangan ia juga menimbulkan polusi udara bila dibakar.
Ketika membeli mobil bekas, yang mesti diperhatikan tak cukup meneliti kondisi bodi dan mendengar suara mesin. Kudu diketahui juga sistem kelistrikannya, seperti di antaranya kondisi ketika sinar lampu terang saat digas, meredup kala putaran mesin turun; kemudian, ruang dipenuhi kabel-kabel.
Mobil dengan usia di atas lima tahun umumnya banyak mengalami gangguan pada sistem kelistrikan. Selain kabel sudah dimakan usia lantaran getas, kemampuannya mengalirkan arus menjadi berkurang.
Mobil Sedan yang tergolong city car banyak diminati konsumen untuk pasar mobil bekas, berdasarkan pantauan di beberapa showroom mobil di Pekanbaru, Selasa (10/7). Permintaan mobil bekas masih ramai karena ada ada keunggulan memilih mobil bekas, misalnya harga yang terpaut jauh.
Menurut Yuli dari Sedayu Mobil, Corolla Great yang harganya mencapai Rp 100 juta lebih, bisa turun hingga Rp 50-70 juta. Begitu juga untuk jenis kendaraan yang lain, bisa selisihnya hingga Rp 30 jutaan, tergantung kondisi dan tahun produksi.
Memilih mobil bekas ternyata tidak bisa dilakukan begitu saja dengan mudah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah melakukan pengecekan terhadap kondisi mobil.
Berdasarkan info berbagai sumber, ketika memilih untuk membeli mobil bekas harus dipastikan kondisinya benar-benar bagus dan aman. Jadi jangan buru-buru memilih mobil dan melakukan transaksi, karena keluhan setelah terjadi transaksi akan lebih rumit urusannya.