admin

Pasar Mobil Bekas belum bergairah

In Artikel on Juni 12, 2009 at 1:39 pm

Meskipun sejumlah agen tunggal pemegang merek (ATPM) telah menaikkan harga jual mobil barunya di 2009, pasar mobil bekas tetap saja belum bergairah. Malahan para pengusaha mobil bekas di sepanjang Jalan Raya Tajur cenderung menurunkan harga jual dagangannya. Penurunan harga sebesar 5 sampai 10 persen tersebut dipicu lemahnya daya beli masyarakat terhadap mobil bekas.

Harga mobil bekas mewah yang dijual di kisaran Rp100 juta ke atas paling banyak terkena pangkasan harga jual. Sedangkan untuk mobil menengah yang dipatok Rp100 juta ke bawah masih stabil alias harganya masih sama dengan tahun lalu.

“Harga mobil kelas atas kami turunkan 5 sampai 10 persen, karena permintaan konsumennya menurun,” ujar Harun Karna Sutisna, humas Persatuan Pengusaha Otomotif Wilayah Bogor (P2OB) kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Harun belum berani memprediksi pasar mobil bekas sepanjang 2009 ini. “Kami belum bisa memprediksi kondisi pasar sepanjang tahun ini, karena naik turunya harga mobil bekas banyak faktornya, tak luput juga regulasi pemerintah tentang pengurusan kelengkapan surat menyurat kendaraan yang mempengaruhi biaya,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, kenaikan harga sejumlah ATPM pada mobil barunya, tidak akan berpengaruh kepada bergairahnya pasar mobil bekas. Bahkan situasi kenaikan harga ini akan semakin memangkas margin keuntungan pedagang mobil bekas.

“Misalnya Toyota Avanza yang dulu inden dua sampai tiga bulan, sehingga konsumen banyak yang mengalihkan pada pembelian mobil bekas. Kini Avanza keadaanya sudah ready stock. Akhirnya kami tidak bisa berspekulasi dengan margin besar, karena barang barunya saja tersedia. Kondisi ini yang membuat pedagang harus rela melepas dagangannya dengan margin mepet,” ujarnya.

Menurut data dari buletin P2OB, kesediaan barang mencapai 800 sampai 900 unit dalam seminggu. “Setiap minggunya mobil yang tersedia berada pada kisaran 800-900 unit, padahal untuk jumlah yang terjual seminggunya tidak ada data pasti,” ungkap Harun, seraya menambahkan data itu didapat dari 116 pelaku bisnis mobil bekas yang merupakan anggota P2OB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: