admin

Suku Bunga Kredit Naik, Minat Pembeli Mobil Turun.

In Info on Juni 18, 2009 at 10:35 am

Penjualan mobil mewah bekas di sejumlah tempat di Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Klender, Jakarta Timur, sepi pembeli lantaran pihak bank menaikkan uang muka dan suku bunga kredit, sehingga minat pembeli mobil bekas menjadi sepi.

Hal itu dikemukakan Benny dan Welly, penjual mobil mewah di Kelapa Gading dan Klender, Sabtu, yang terkena dampak negatif atas kebijakan tersebut pada bisnis mereka.

Benny, karyawan Sahabat Motor di Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengatakan, saat ini transaksi penjualan mobil mewah bekas sepi dibandingkan menjelang lebaran yang lalu, karena saat ini pihak bank sudah memperketat aturan dengan menaikkan uang muka dan suku bunga kredit.

“Kebanyakan para pembeli rata-rata 70 persen membeli secara kredit, selebihnya 30 persen secara tunai. Dengan adanya aturan tersebut, para konsumen merasa keberatan,” katanya.

Penjualan mobil mewah bekas sebelum Lebaran yang lalu terlihat ramai hingga mengalami kenaikan 10 persen, namun setelah lebaran penjualan mobil mewah bekas terlihat sepi, padahal harga mobil mewah bekas masih stabil.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya hampir setiap hari memasang iklan penjualan mobil mewah bekas di suratkabar guna meningkatkan penjualan kendaraannya.

Ia menambahkan, kendaraan jenis minibus masih mendominasi penjualan kendaraan yang paling laris dibandingkan jenis sedan.

Menurut Benny, pasokan mobil mewah bekas ini didapat dari pedagang mobil bekas di wilayah Indonesia dan pihaknya hanya menerima dan menjual mobil bekas dari tahun 2005 hingga 2008.

Harga mobil bervariasi, seperti Toyota Alphard 2005-2008 dijual Rp500 juta hingga Rp800 juta, Toyota Camry 2005-2008 dijual Rp300 juta hingga Rp500 juta, Nissan X-Trail 2005-2008 dijual Rp250 juta hingga Rp350 juta, Suzuki Grand Vitara 2005-2008 dijual Rp250 juta hingga Rp450 juta, dan Honda Civic 2005-2008 dijual Rp300 juta hingga Rp450 juta.

Hal yang sama dikemukakan Welly, Marketing Borobudur Megah Motor Klender, Jakarta Timur, yang mengatakan bahwa saat ini harga mobil mewah bekas masih stabil, namun penjualan mobil mewah bekas hingga saat ini masih sepi.

Penyebabnya, katanya, adalah aturan bank yang menaikkan uang muka dan suku bunga kredit.

“Dengan kondisi demikian, kami melakukan upaya dengan memasang iklan setiap hari di suratkabar agar penjualan mobil bekas menjadi meningkat.

Sumber : (Automotive.Roll) -Jakarta, 27/12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: