admin

Khawatir dan Optimistis Bisnis Mobil Bekas

In Info on Juni 19, 2009 at 4:00 pm

PELUNCURAN mobil baru berharga ”murah” di bawah Rp 100 juta, antara lain Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza, membuat para pedagang mobil bekas khawatir. Mereka makin sulit menjual mobil bekas seharga antara Rp 60 juta dan Rp 90 juta.Bisa dibayangkan, hanya merogoh uang sejumlah itu orang sudah mendapatkan mobil baru. Padahal, sebelumnya untuk memperoleh
mobil niaga baru sejenis Kijang atau Taruna minimal membutuhkan dana Rp 100 juta.
Belum lagi pasar mobil bekas melesu beberapa tahun ini. Kemunculan mobil-mobil ”murah” itu diperkirakan memperparah keadaan.Totok, pengelola bisnis mobil bekas di bawah bendera Indo Motor Jalan A Yani Semarang, mengemukakan kehadiran mobil baru seharga di bawah Rp 100 juta apa pun alasannya tetap memengaruhi perdagangan mobil bekas.

”Bagaimana tidak terpengaruh? Kendaraan itu buatan industri mobil terkenal yang produksi sebelumnya sudah dikenal dan kualitasnya tidak diragukan lagi. Nah, saat ini mereka meluncurkan mobil lebih murah,” tutur dia.
Berpikir Dua Kali Konsumen jelas akan berpikir dua kali sebelum membeli mobil bekas. Karena, dengan harga itu bisa mendapatkan mobil baru.

Namun di balik kekhawatiran itu masih ada optimisme terhadap bisnis mobil bekas. Sebab, pada dasarnya itu bisnis kepercayaan.”Sekali konsumen kecewa atau mengetahui produk yang dipakai tidak sebagaimana yang diharapkan, seumur hidup mereka tidak akan menggunakan lagi,” kata dia.

Sebaliknya, sekali menemukan kendaraan yang memiliki kualitas dan keandalan yang diharapkan bukan tak mungkin mereka terus menggunakan mobil itu meski bekas.Thomas, pengelola showroom Sumber Agung Mobil di Jalan Dr Cipto, menuturkan permintaan akan kendaraan second hand seharga sekitar Rp 60 juta, antara lain Toyota Kijang tahun 1994-1996, saat ini masih cukup tinggi.

Dia menuturkan masih ada pembeli yang tak memedulikan kemunculan mobil baru dengan harga ”murah”. Mereka sudah percaya penuh pada kendaraan jenis itu yang terkenal bandel.”Setiap pemakai mobil sudah memiliki kelas dan cita rasa tersendiri. Mereka juga belum percaya penuh pada mobil baru.

Apalagi dengan penawaran harga yang murah,” ujar dia.Namun jika dalam satu atau dua tahun lagi mobil baru dan murah itu terbukti andal, bukan tidak mungkin konsumen ramai-ramai beralih memakai kendaraan itu.

Dia sependapat kehadiran mobil baru berharga murah mengakibatkan calon pembeli mobil bekas berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan membeli. (Surya Yuli P-53g) Sabtu, 24 Januari 2004

Sumber : suaramerdeka.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: