admin

Pasar Otomotif Membaik, Mobil Bekas pun Diburu

In Info on Juni 25, 2009 at 3:51 pm

Seiring penurunan suku bunga kredit, pelaku pasar mobil bekas berharap pasar otomotif khususnya mobil bekas, makin membaik. Indikasi membaiknya pasar ini, terlihat dari penurunan harga jual mobil bekas yang sudah berhenti.
Bagi pelaku pasar, penurunan harga mobil bekas merupakan indikasi lesunya permintaan. Sebaliknya jika harga bertahan atau bahkan naik, maka permintaan pasar mulai meningkat. Permintaan mulai bagus khususnya pada mobil bekas dengan merek-merek yang kuat, diantaranya Daihatsu, Honda, Suzuki dan Toyota.

Zainul Abidin, pedagang mobil bekas, yang juga Wakil Ketua II Ikatan Pedagang dan Perantara Mobil (IPPM), mengatakan indikasi kunjungan calon pembeli mulai membaik awal tahun ini. “Setiap hari sejumlah calon pembeli mulai mendatangi tempat pameran IPPM di sekitar Jalan Embong Macan Surabaya,” kata Zainul, Selasa (27/3).

Zainul mengungkapkan, sepanjang tahun 2006, kelesuan penjualan mobil bekas dipengaruhi oleh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sangat tinggi. Hal serupa juga terjadi pada pasar mobil baru. Harga jual mobil bekas sempat drop sekitar 50 persen dari harga belinya. Akibatnyta margin keuntungan pedagang semakin menipis, bahkan tak jarang merugi jika mobil tak bisa dijual di atas harga kulakan.

Zainul memberi contoh, BMW seri 320 tahun 1995 yang tahun lalu dibeli dengan harga Rp 75 juta hingga Rp 80 juta hanya mampu dijual Rp 55 juta hingga Rp 60 juta per unit. Sedangkan mobil Cheroke, yang dibeli Rp 375 juta sempat drop hingga Rp 200 jutaan. “Memang pada dasarnya tingkat harga bergantung dari setiap unit yang dijual. Semakin baik kualitasnya makin bagus pula hargannya,” kata Zainul.

Sedangkan Robert Santoso, yang mengelola Showroom Mobil 77 di Jalan Kertajaya mengatakan, penurunan harga tidak terlalu tinggi, bahkan tahun ini pasar akan mulai membaik khususnya kendaraan kelas menengah. Meski pada awal tahun hingga Maret ini, rata-rata penjualan masih turun 10 hingga 15 persen, Robert yakin pasar akan segera pulih pertengahan tahun ini. “Tetapi kapan waktu puncak permintaan, masih sulit diprediksi. Tahun lalu saja menjelang lebaran permintaan masih sepi, padahal biasanya ramai,” kata Robert, kemarin.

Sementara itu Bambang Sutejo, karyawan Swasta di Surabaya mengatakan, bagi dirinya saat membeli mobil bekas soal harga dan penampilan menjadi pertimbangan belakangan. “Yang terpenting adalah kondisi mesinnya, kemudian meneliti surat-suratnya. Bagaimanapun kehati-hatian tetap harus dikedepankan,” ujarnya.

Lain lagi dengan Rudi Bachtiar, Branch Manager Asuransi Kerugian Multi Artha Aliasindo (MAA) Surabaya. Ia mengatakan, sebelum membeli mobil sebaiknya pastikan bahwa kendaraan itu bukan hasil kejahatan. Sedang untuk mengetahui bagaimana perawatan mobil itu sebelum dijual, tidak ada salahnya membawa ke bengkel atau showroom. “Selain melihat kondisi mesin, sekaligus sebagai antisipasi jika terjadi kerusakan, bisa diketahui spare part-nya,” ujar Rudi. ytz/aru

Periksa Keuangan Hingga Dokumen

Anda yang butuh mobil tapi belum punya anggaran khusus untuk beli mobil baru, tentu melirik mobil bekas. Jangan terburu asal beli. Pengamat Otomotif, Yupito Muntono, memberikan beberapa saran agar anda tidak menyesal kemudian hari.

Jika Anda berminat pada salah satu jenis mobil, Yupito menyarankan agar terlebih dahulu melakukan cek harga minimal dari mobil yang Anda inginkan pada dua atau tiga pedagang berbeda yang menjual jenis mobil yang sama, sebelum memutuskan membeli.

Jangan lupa, yang namanya mobil bekas tidak memiliki standar kondisi kendaraan yang sama pada setiap penjual. Karena itu, Yupito menyarankan untuk memastikan kondisi fisik mobil masih dalam keadaan prima. “Jika belum yakin, bisa membawa mekanik untuk mencoba mobil,” lanjut Yupito.
Yang paling penting, imbuh Yupito, calon pembeli perlu memeriksa keabsahan mobil dari BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor). Untuk lebih aman lakukan cek fisik, yaitu memeriksa nomor mesin pada mobil dengan yang tertera pada BPKB.

Pertimbangkan juga potensi jual kembali, jika menurut perkiraan Anda terdapat peluang itu. “Harga jual mobil yang paling stabil, masih dipegang mobil-mobil bermerek kuat yang lama bermain di Indonesia. Semakin kecil jenis mobil dicari konsumen, peluang harga jatuh semakin besar,” kata Yupito. ytz

Surabaya – Surya

  1. waduh mantap ni blognya success ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: