admin

Pasar Mobil Bekas Anjlok 50 Persen

In Info on Juni 27, 2009 at 4:45 am

Pasar mobil bekas di Jakarta anjlok sekitar 50 persen akibat musibah banjir besar sejak Kamis (31/1).

Manajer Cabang Mobil 88 Cilandak, Leo van Wijaya memperkirakan, penjualan mobil bekas turun sekitar 50 persen. Sebelum banjir, pasar mobil bekas per bulan mencapai 125 unit.

Dia menjelaskan, setelah Lebaran, pasar mobil bekas sebenarnya bagus. Permintaan selalu bertambah, bahkan hingga Januari 2002. Hal ini terjadi karena setelah Lebaran, banyak orang ingin membeli mobil. Permintaan meningkat, sedangkan pasokan berkurang.

Namun, setelah musibah banjir di Jakarta, penjualan menurun. Penjualan memang tetap ada, tetapi kalaupun terjadi penjualan, mobil tidak bisa diambil pembeli karena jalan digenangi air atau terkena banjir.

Untuk Mobil 88 Cilansak sendiri, katanya, yang tidak terkena banjir dan relatif aman, penjualan tetap ada tetapi menurun. Selain faktor banjir, penyebab lainnya adalah kemacetan di jalan akibat banjir, sehingga konsumen menunda pembelian mobil bekas.

“Di Cilandak ini, saya perkirakan penjualan menurun hingga 50 persen,” kata Leo pada Koran Tempo di Jakarta kemarin.

Mobil 88 di Cilandak, Jakarta Selatan, merupakan bursa mobil bekas yang kebanyakan menjual kendaraan merek Toyota. Dalam satu hari, penjualannya mencapai 4 unit mobil, dan per bulan volumenya bisa mencapai 125 unit. Merek mobil yang paling banyak terjual adalah Toyota Kijang, mencapai 60 persen, kemudian, Toyota Soluna 10 persen, dan sisanya dibagi dengan Corolla, All New Corolla, dan lain-lain.

Mengenai harga jualnya, Leo berpendapat, harga mobil bekas relatif stabil kendati ada banjir. Sebab, harga mobil bekas berpatokan dengan harga mobil baru. Jika harga mobil baru naik sekitar Rp 3 juta, seperti sekarang ini, harga mobil bekas stabil.

Seperti Toyota Soluna keluaran tahun 2000, harganya relatif stabil pada kisaran Rp 108 juta. Sedangkan Kijang yang mempunyai brand bagus, jenis LGX 2000, harganya juga stabil pada angka Rp 138 juta.

“Harga mobil bekas itu sangat tergantung dari pasar mobil baru. Kalau mobil baru laku keras, harga mobil bekas pasti naik,” katanya.

Di tempat terpisah, Darius Gunawan dari pasar mobil Kemayoran Jakarta Mobilindo mengakui bahwa pasar memang sepi sejak banjir melanda Jakarta. “Bahkan kami baru buka showroom hari ini (kemarin) setelah tutup selama dua hari.”

Kendati pasar sepi, katanya, harga mobil bekas relatif stabil. Apalagi, situasi ini hanya bersifat sementara. “Dalam satu bulan saya bisa menjual 6-7 unit.” Kendaraan yang dijual, seperti Toyota dan Mitsubishi. syakur

Sumber : koran tempo-Selasa, 5 February 2002

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: