admin

Ingin Membeli Taruna Bekas?

In Artikel, Info, Tips on Juli 3, 2009 at 9:43 am

Akhirnya Mbak Dana pun tersenyum. Niat untuk membeli kendaraan kesampaian sudah. Pilihan sudah jatuh kepada produk Daihatsu, Taruna. Dari beberapa kali mengubek-ubek milis untuk mencari tahu sisi plus minus Taruna, akhirnya sampai pada kesimpulan untuk membeli mobil bekas Taruna. Sebenarnya uang cukup untuk membayar DP Terios. Tapi, ah Taruna bekas pun sudah oke kok.

Apa saja yang mesti diperhatikan saat membeli Taruna bekas?

Membeli Taruna bekas memiliki beberapa keuntungan. Misalnya harga yang lebih murah dibandingkan membeli mobil baru. Terlebih jika memperoleh Taruna bekas yang kondisinya hampir seperti baru. Hanya saja dituntut kejelian dan kecakapan dalam menilai kondisi Taruna sebelum memutuskan untuk membeli. Semakin kurang jeli dan kurang cakap dalam menilai kondisi Taruna bekas, semakin besar kemungkinan ia `kejeblos’. Artinya, ia membeli Taruna yang biaya penataannya amat mahal.

Membeli Taruna bekas yang peralatan mesinnya sudah banyak yang rusak, bodinya keropos dan tambal sulam, atau bahkan surat-surat kendaraannya tidak beres, misalnya karena merupakan kendaraan curian, hanya akan merepotkan si pemakai. Kerugian yang diderita mungkin akan lebih besar jika dibandingkan dengan membeli Taruna baru yang tidak cocok lalu menjualnya kembali.

Membeli mobil bekas juga harus mempertimbangkan biaya balik nama jika tidak mau direpotkan dengan pinjam-meminjam KTP saat harus memperpanjang pajaknya. Untuk perbaikan pun butuh biaya tersendiri. Ini harus disadari sebab tidak setiap mobil bekas yang kita beli memuaskan selera kita.

Masalahnya adalah bagaimana cara menilai kondisi sebuah Taruna bekas sehingga dapat menentukan biaya ganti kepemilikan dan biaya penataannya. Cara paling aman adalah membeli Taruna bekas dari seorang kenalan baik yang sudah diketahui reputasinya, dan diketahui pula pola pemakaian Tarunanya. Syukur jika harganya juga bisa lebih murah daripada harga pasaran. Namun, kondisi ideal seperti ini jarang sekali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Sering kali calon pemakai harus membeli Taruna bekas dari orang yang tidak pernah dikenal sebelumnya. Dalam kondisi seperti ini, dituntut keterampilan dan kejelian calon pemakai dalam menilai Taruna bekas yang akan dibelinya.

Berikut ada kiat memburu Taruna bekas dari Sudjarwo Priyono (DTC 001):

  1. Janjian dulu sama yang jual plus ajak dia untuk mengganti semua oli (mesin, transmissi, dan gardan). Biaya dibebankan kepada pembeli jika jadi membeli. Namun jika tidak jadi karena ada bunyi di bagian-bagian yang barusan diganti olinya tadi maka penjuallah yang membayar. Mau nggak dianya? “Kalau enggak mau,..jangan dibeli!” saran Sudjarwo. Soalnya ada indikasi yang aneh alias penipuan.
  2. Lakukan test drive yang agak jauh, kalau bisa ajak masuk tol. Cek bagaimana kondisi pada saat kita ajak lari kencang. Apakah ada gejala panas pada temperature mesin. Apakah ada bunyi-bunyian aneh, dst. Tanyakan tempat service mobil dimana. Kalau tidak di satu tempat perlu perhatian khusus.
  3. Jika ia melakukan service di tempat tertentu, cari informasi di tempat tersebut soal kondisi mobil dimaksud.
  4. Perhatikan bagian body (engsel pintu, gap pintu, dempulan di body, dst).
  5. Cek seluruh sistem kelistrikan (power window, central lock, remote , alarm, dst).

(Dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: