admin

Permintaan Mobil Bekas Sepi

In Info, mobil bekas on Agustus 6, 2009 at 10:28 am

Penjualan mobil bekas menjelang Lebaran tahun 2007 kemarin tidak seramai Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Ini pengaruh dari aplikasi pembelian mobil baru yang mudah dan harganya makin terjangkau. Penurunan tren penjualan mobil bekas menjelang Lebaran kali ini diperkirakan sekitar 30 persen.

Meskipun ada peningkatan permintaan dan penawaran, penjualan mobil bekas tahun ini cenderung sepi. Menurut Ketua Pasar Mobil Bekas (Pamokas) Makro Bandung Asep Dedi Setiadi, Minggu (7/10), terjadi penurunan penjualan mobil bekas sampai 30 persen dibandingkan dengan jelang Lebaran tahun lalu.

Biasanya, dua pekan menjelang Lebaran, mobil bekas yang dibeli masyarakat mencapai lebih 60 mobil per event (Sabtu atau Minggu), sedangkan tahun 2007 hanya sekitar 50 mobil. Penurunan tren penjualan mobil ini karena daya beli masyarakat masih rendah, selain bersaing dengan penawaran mobil-mobil baru yang harganya mulai terjangkau.

Banyaknya pilihan angkutan dengan tarif yang bersaing, seperti mobil sewaan, menyebabkan peminat mobil bekas berkurang. “Apalagi sekarang ini, beli mobil baru lebih mudah. Hanya dengan DP (down payment/uang muka) 10 persen, konsumen bisa dapat mobil baru,” ujar Asep.

Penyelia Bintang Raya Motor Deni Luyana mengakui, permintaan mobil bekas menjelang Lebaran cenderung stagnan, bahkan masih sepi. Dibandingkan dengan dua-tiga tahun lalu, permintaan mobil bekas meningkat sampai 30 persen. Turunnya tren pembelian mobil bekas tahun ini karena jarak Lebaran dengan tahun ajaran baru sangat berdekatan, hanya dua bulan.

Akibatnya, dana konsumen banyak tersedot untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya, sedangkan dana untuk membeli mobil belum mencukupi. Selain itu, mobil belum menjadi kebutuhan primer masyarakat di tengah kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok. Deni pesimistis penjualan menjelang Lebaran tahun ini tidak akan sebagus dua-tiga tahun lalu.

Diperkirakan, konsumen mobil bekas banyak yang beralih pada sepeda motor yang harganya lebih murah, hanya sekitar Rp 10 juta-Rp 15 juta untuk jenis motor bebek. “Padahal, biasanya banyak yang beli mobil bekas untuk mudik. Tren penjulan mobil bekas tidak bisa diprediksi,” ujar Deni. Mobil penumpang

Meskipun sejumlah penawaran diberikan, seperti hadiah langsung dan diskon harga, penjualan mobil bekas masih tetap sepi. Biasanya, selama sebulan penjualan bisa mencapai 30 mobil, tetapi sekarang hanya 15 mobil. Padahal, kata Deni, harga yang diberlakukan masih normal dan keuntungan yang diperoleh dealer mobil bekas tidak besar.

Mobil bekas banyak diminati konsumen menjelang Lebaran karena bisa menjadi alternatif untuk mudik, terutama mobil-mobil jenis minibus yang muat banyak penumpang. Harga mobil yang dicari konsumen adalah sekitar Rp 50 juta-Rp 80 juta, yang tahun pembuatannya di bawah tahun 2000.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: